MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BALITBANGDA) mengumumkan para penerima Inovasi Terbaik Kabupaten Muara Enim Tahun 2025 pada kegiatan penganugerahan di Gedung Graha PDKT Muara Enim, Kamis (13/11/25).
Ajang tahunan ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi kreatif yang dinilai memberi kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah.
Penghargaan diberikan kepada inovator dari berbagai sektor, antara lain perangkat daerah, satuan pendidikan, kecamatan, puskesmas, hingga masyarakat umum. Para pemenang menerima piagam, trofi, dan uang pembinaan dengan total nilai puluhan juta rupiah yang diserahkan langsung oleh Bupati Muara Enim H. Edison bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA).
Pada kategori inovasi tingkat kecamatan, Karang Taruna Kecamatan Lawang Kidul meraih Juara I melalui inovasi pemanfaatan limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) menjadi pupuk dengan nama “FERTAMAX – Solusi Maksimal dari FABA untuk Kesuburan Tanah.” Inovasi ini diperkenalkan melalui pemerintah Kecamatan Lawang Kidul dan menjadi salah satu yang mendapatkan penilaian tertinggi dari dewan juri.
Ketua tim inovasi Karang Taruna Lawang Kidul, Adi Saputra, menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam ajang inovasi ini merupakan kali pertama. Namun, proses mulai dari pengajuan proposal hingga penilaian mampu mereka lalui hingga meraih gelar terbaik.
“Kami sangat bersyukur bisa meraih Juara I. Inovasi ini bukan hanya untuk kompetisi, tetapi juga bagian dari komitmen kami untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam memanfaatkan limbah FABA agar bernilai ekonomis serta bermanfaat bagi lingkungan,” terang Adi.
Keberhasilan Karang Taruna Lawang Kidul dalam mengembangkan FERTAMAX disebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, antara lain PT PLN Nusantara Power UP Bukit Asam melalui TJSL PLN Peduli, Pemerintah Kecamatan Lawang Kidul, dan jejaring Karang Taruna se-Kabupaten Muara Enim. Pihak Karang Taruna menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan produk agar menjadi inovasi unggulan yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Kegiatan penganugerahan inovasi daerah ini diharapkan mampu memacu kreativitas serta kontribusi aktif masyarakat dalam menciptakan solusi yang diperlukan untuk menjawab tantangan pembangunan di Kabupaten Muara Enim.
Anton Septiyan selaku Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Lawang Kidul mengatakatan Kami baru tahu kalau kegiatan inovasi ini ada setiap tahunnya, ini adalah keikutsertaan Perdana kami dalam usulan dan penganugerahan Inovasi Daerah Kabuapaten Muara Enim. kami sangat semangat sekali mengikuti prosesnya dari awal hingga akhir, kami sangat menikmati proses inovasi ini Alhamdulillah ternyata kami Berhasil mendapatkan Juara I Tingkat Kecamatan, tentunya bukan hanya mengejar gelar juara yang mejadi Fokus tujuan kami, sebenarnya sebagai keberlanjutan dari salah satu program kerja kami, disisi lain juga kami ingin menunjukan keseriusan kami sebagai Pemuda daerah kami bisa turut membantu pemerintahan serta pihak terkait mengenai potensi dan pemanfaatan Limbah sisa pembakaran batubara (FABA) yang dapat menjadi produk yang bernilai ekonomis serta kebermanfaatan bagi Mahkluk Hidup.
Kegiatan penganugerahan inovasi daerah ini diharapkan mampu memacu kreativitas serta kontribusi aktif masyarakat dalam menciptakan solusi yang diperlukan untuk menjawab tantangan pembangunan di Kabupaten Muara Enim.
Video Dokumentasi Penganugerahan : https://www.instagram.com/reel/DQ_sC7iE2qW/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==





